Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, menerima perwakilan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg di Istana Wapres, Jakarta. Pertemuan ini bertujuan mendengarkan aspirasi jemaat terkait insiden pembubaran ibadah secara paksa yang dialami beberapa waktu lalu.
Melalui akun Instagram resminya, Gibran menyampaikan pesannya kepada para jemaat untuk tetap tenang dan menjaga kerukunan umat beragama. Ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini akan mengutamakan suasana yang rukun dan kondusif.
Lebih lanjut, Gibran memastikan bahwa pengurusan perizinan gereja akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar agar seluruh warga dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman. “Kami pastikan, penyelesaian persoalan ini akan terus mengedepankan kerukunan, pengurusan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku, serta komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar, untuk memastikan seluruh masyarakat dapat melaksanakan ibadah secara aman dan nyaman,” ujar Gibran.
Pendeta Gereja GKPI, Hadi Sucipto Pakpahan, mengapresiasi perhatian Gibran terhadap jemaatnya. Ia menyatakan rasa syukurnya atas kepedulian Wakil Presiden terhadap apa yang dialami jemaat GKPI Rajeg. Hadi menambahkan bahwa arahan dari Gibran adalah untuk tetap semangat, mengutamakan kerukunan, dan memastikan perizinan ibadah di tempat baru dapat diurus sesuai peraturan, serta menjaga silaturahmi dengan masyarakat sekitar.