Perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota pada pagi hari ini, Senin (28/9/2026), dilaporkan mengalami gangguan. Sejumlah pengguna melaporkan adanya kendala pada pintu salah satu rangkaian kereta yang menyebabkan penundaan. KAI Commuter (KCI) telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul.
Menurut keterangan KCI melalui akun resmi Threads, kereta nomor KA 1203 dengan rute Bogor-Jakarta Kota mengalami selisih waktu dari jadwal yang seharusnya. Gangguan ini terjadi karena rangkaian kereta tersebut sempat dilakukan pengecekan di Stasiun Citayam sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan. “Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Karel informasikan untuk KA 1203 (Bogor-Jakarta Kota) mengalami selisih waktu dari jadwal imbas sempat dilakukan pengecekan pada rangkaian di Stasiun Citayam terlebih dahulu dan saat ini telah melanjutkan perjalanan kembali,” tulis KCI.
Salah seorang penumpang bernama Janit mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.58 WIB di Stasiun Citayam. Kereta tidak dapat diberangkatkan karena pintu mengalami masalah dan berulang kali dibuka-tutup. Sekitar pukul 07.06 WIB, kereta baru bisa melanjutkan perjalanan.
“Penumpang saat itu memang sangat padat sekali, sampai terus memaksa masuk gerbong walaupun sudah sesak di dalam, dan lanjut di Stasiun berikutnya juga terjadi delay yang sama akibat gangguan si pintu ini,” ujar Janit saat dikonfirmasi terpisah. Ia menambahkan bahwa kondisi kepadatan penumpang yang ekstrem seringkali menyebabkan gangguan pada pintu KRL.
Janit menjelaskan bahwa masalah pada pintu KRL kerap terjadi di hampir setiap stasiun ketika volume penumpang sangat tinggi. Namun, setelah melewati Stasiun Juanda menuju Jakarta Kota, di mana kepadatan penumpang mulai berkurang, pintu kereta kembali beroperasi secara normal. “Hampir di setiap stasiun saat penumpang padat pintunya pasti problem terus, begitu selepas Juanda ke arah Kota penumpang mulai sepi, pintunya baru aman,” katanya.
Akibat gangguan tersebut, Janit mengaku mengalami keterlambatan tiba di kantor. Ia juga memantau melalui aplikasi C-Access bahwa KRL lain yang berada di belakangnya juga terdampak, terlihat dari jarak antarstasiun yang cukup rapat. “Alhasil saya sampai kantor terlambat dan saya coba cek di Aplikasi C-Access untuk liat posisi kereta lain dibelakangnya INKA ini, ternyata tertahan cukup rapet jarak antar stasiunnya,” ungkapnya.