JAKARTA – Dua orang bocah perempuan yang merupakan kakak beradik diduga diculik oleh orang tak dikenal di kawasan Menteng, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Kedua korban ditemukan di dua lokasi berbeda setelah perhiasan yang mereka kenakan diduga dirampas oleh pelaku.
Peristiwa yang diduga penculikan ini terjadi pada Rabu (29/9/2026) sore. Pihak Polsek Kalideres langsung bergerak cepat untuk menyelidiki kejadian tersebut dan telah menurunkan tim ke lokasi yang dimaksud.
“Anggota sudah ke TKP (Tempat Kejadian Perkara),” kata Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang, dilansir Antara, Kamis (1/10/2026). Ia menambahkan bahwa pihak keluarga korban belum membuat laporan polisi secara resmi terkait kejadian tersebut. Meskipun demikian, pihaknya tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan keterangan dan mencari petunjuk.
Kronologi dugaan penculikan ini bermula saat kedua anak berinisial ZI (10) dan CI (8) hendak berangkat mengikuti kegiatan belajar tambahan (les) yang berjarak sekitar 100 hingga 200 meter dari rumah mereka. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
Orang tua kedua anak tersebut baru menyadari hilangnya mereka ketika sepeda yang biasa digunakan kedua anaknya ditemukan terparkir di depan rumah. Sang paman menduga korban diculik di area depan rumah mereka.
“Biasanya kan naik sepeda berdua. Enggak tahunya, sepedanya itu ditaruh di depan rumah. Anaknya sudah enggak ada saat dicek. Sepertinya diambil sama orang itu (pelaku) di depan rumah,” ujar Melki, paman kedua korban.
Keluarga sempat melakukan pencarian ke tempat les anak-anak mereka serta ke rumah saudara yang biasa menjadi tempat mereka belajar, namun keduanya tidak ditemukan. Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah warga memperoleh informasi mengenai keberadaan kedua bocah tersebut.
Kedua anak itu ditemukan di kawasan Jalan Gombol Paya, arah menuju Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 17.00 hingga 17.30 WIB. Melki menerangkan bahwa kedua korban ditemukan di lokasi yang berbeda. Ia menduga pelaku menurunkan sang kakak di satu tempat, sementara adiknya ditemukan di lokasi lain yang masih berada di kawasan tersebut.
Setelah korban ditemukan dan dibawa pulang, keluarga baru menyadari bahwa perhiasan yang digunakan oleh kedua korban telah raib. Diduga pelaku merampas perhiasan korban sebelum menurunkan mereka di jalan.
“Kalungnya itu dijambret dulu, dilepas dulu sama ibu-ibu itu. Beratnya sekitar lima gram,” ungkapnya. Ia melanjutkan bahwa perempuan yang diduga melakukan penculikan kedua korban bukanlah orang yang dikenal oleh keluarga. Kendati telah kembali ke pangkuan orang tua, Melki menyebut kedua korban masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.