Orlando – Pesepakbola muda Amerika Serikat, Cavan Sullivan, melanjutkan kiprah gemilangnya dengan mencatatkan sejarah baru di level tim nasional. Pada usianya yang baru menginjak 16 tahun 362 hari, Sullivan dipercaya menjadi starter dalam pertandingan persahabatan melawan Peru di Orlando, Minggu (27/9/2026) WIB. Laga ini berakhir dengan kemenangan telak Amerika Serikat 4-1.
Debut Sullivan sebagai starter ini menjadikannya pemain termuda kedua yang pernah memulai pertandingan untuk timnas AS. Catatan ini melengkapi rekornya sebagai pemain AS termuda yang mendapatkan caps sejak Freddy Adu, yang melakukan debutnya pada Januari 2006 di usia 16 tahun 234 hari. Sullivan sendiri bermain selama 62 menit dalam pertandingan tersebut tanpa mencetak gol maupun assist.
Pertandingan melawan Peru merupakan laga perdana bagi timnas AS pasca tersingkir dari Piala Dunia 2026 oleh Belgia di babak 16 besar. Dalam laga tersebut, Amerika Serikat berhasil membuka keunggulan melalui Justin Ellis pada menit ke-4. Peru sempat menyamakan kedudukan lewat Gianluca Lapadula di menit ke-15, namun AS kembali unggul melalui penalti Malik Tillman yang dieksekusi setelah Mathis Albert dilanggar di kotak terlarang.
Kemenangan AS semakin dipertegas oleh gol Julian Hall pada menit ke-72, sebelum Sebastian Berhalter menutup pesta gol dengan tendangan keras dari luar kotak penalti di menit-menit akhir pertandingan, memastikan skor akhir 4-1.
Dari Rekor MLS ke Panggung Internasional
Panggilan Sullivan ke timnas senior tidak lepas dari performa impresifnya bersama Philadelphia Union di Major League Soccer (MLS). Musim ini, pemain berusia 16 tahun tersebut telah membukukan tujuh gol dan 12 assist dari 24 penampilannya di MLS. Kini, bakatnya mulai bersinar di kancah internasional.
Sullivan mengungkapkan kegembiraannya atas kesempatan yang didapatnya. “Saya memimpikan hari ini sepanjang hidup saya dan merupakan sebuah kehormatan luar biasa bisa berada di sana dan mewakili negara saya,” ujar Sullivan kepada TNT Sports. Ia menambahkan, “Saya mencoba belajar setiap hari, terus menjadi lebih baik, melakukan lebih banyak hal, belajar dari para pemain yang lebih senior dan menikmati setiap momen.”
Debut sebagai starter melawan Peru menandai babak baru dalam perjalanan karier sepak bola Cavan Sullivan. Meskipun belum menjadi pemain termuda dalam sejarah timnas AS, rekor sebagai starter termuda kedua dan pemain termuda yang tampil untuk AS sejak era Freddy Adu menempatkannya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Amerika Serikat.