Cape Verde Terpuruk di Kualifikasi Piala Afrika Usai Kejutan Piala Dunia

JAKARTA – Performa mengejutkan yang ditampilkan Cape Verde di Piala Dunia 2026 tampaknya belum berlanjut di ajang Kualifikasi Piala Afrika 2027. Negara kepulauan kecil ini justru menelan dua kekalahan beruntun dalam jeda internasional kali ini.

Dalam dua pertandingan Grup K, Cape Verde harus mengakui keunggulan Mali dengan skor 1-3 dan kemudian kalah 1-2 dari Rwanda. Hasil ini menempatkan mereka di peringkat ketiga klasemen sementara grup, tanpa mengoleksi poin sama sekali. Mereka hanya unggul selisih gol tipis atas Liberia di posisi terbawah.

Persaingan untuk lolos ke putaran final Piala Afrika 2027 yang akan digelar tahun depan terbilang ketat. Hanya juara dan runner-up dari 12 grup yang berhak melaju. Meski peluang masih terbuka, Cape Verde harus memenangi sisa pertandingan mereka.

Periode kejutan Cape Verde sempat mencuri perhatian saat mereka pertama kali lolos ke Piala Dunia 2026. Di fase grup, mereka berhasil menahan imbang Spanyol dan Arab Saudi tanpa gol, serta menahan Uruguay 2-2. Perjalanan mereka terhenti di babak 32 besar setelah kalah tipis 2-3 dari Argentina, meskipun mampu memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Pasca Piala Dunia 2026, terjadi pergantian pelatih. Bubista, yang mengakhiri masa baktinya selama enam tahun setelah membawa Cape Verde ke Piala Dunia, digantikan oleh Humberto Bettencourt. Panggilan pemain muda baru pun dilakukan, namun hasil yang diraih belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Pertanyaan besar kini mengemuka: mampukah Cape Verde bangkit dari keterpurukan ini dan kembali menunjukkan performa terbaiknya?

Tinggalkan komentar