JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan Unusual Market Activity (UMA) terhadap tiga saham emiten pada Jumat, 2 Oktober 2026. Ketiga saham yang masuk radar pemantauan ketat BEI tersebut adalah saham PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE), PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), dan PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS).
Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) oleh BEI tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Pemantauan dilakukan karena adanya indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar pada saham-saham tersebut.
Saham HOPE tercatat mengalami kenaikan 12,9% selama sebulan terakhir dan melesat 111,4% sejak awal tahun. Sementara itu, saham UVCR melonjak 88,5% dalam sebulan terakhir dan naik 77,1% secara year-to-date. Saham AIMS juga mencatatkan pertumbuhan positif, naik 39,6% dalam sebulan terakhir dan melejit 85,5% sejak awal tahun.
Manajemen BEI menyatakan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi pada saham-saham tersebut. Dengan adanya pengumuman UMA ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa.
Investor juga disarankan untuk mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya. Selain itu, penting untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten, terutama jika rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Investor perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.