Aplikasi SIGNAL Mudahkan Pengurusan Pajak Kendaraan, Warga Merasa Lebih Efisien

Jakarta – Aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang dikembangkan oleh Korlantas Polri menuai apresiasi dari masyarakat. Pengguna aplikasi ini melaporkan kemudahan dan transparansi dalam proses pengurusan pajak kendaraan bermotor.

Salah seorang warga, Cucun Sunarya, mengaku terkejut dengan kemudahan yang ditawarkan SIGNAL. “Waktu itu saya ada teman, dia bilang ‘Sekarang mah bayar pajak murah, mudah, lewat aplikasi juga bisa’. Katanya gitu kan. Saya coba cari aplikasinya SIGNAL. Saya download, terus daftar, verifikasi. Nah, alhamdulillah, mudah sekali,” ujarnya di Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026).

Cucun menambahkan bahwa rincian pembayaran di SIGNAL sama persis dengan pembayaran manual di kantor Samsat. “Itu di sistem SIGNAL sama nanti apa bayar manual itu sama harganya. Misalkan nominalnya Rp 100.000 di sistem SIGNAL, walaupun manual sama, Rp 100.000. Terusan nanti ada pilihannya tuh,” jelasnya.

Aplikasi ini juga menawarkan opsi pencetakan dokumen di Samsat terdekat atau pengantaran langsung ke rumah. Cucun menilai opsi ini sangat membantu bagi warga yang memiliki kesibukan kerja. “Yang penting kita udah terverifikasi, alamat kita jelas, nyampe tuh,” katanya.

Sarah (26), pengguna lain, merasakan manfaat besar dari SIGNAL untuk pembayaran STNK dan perpanjangan pajak kendaraan. Ia menilai aplikasi tersebut mudah digunakan dan dapat diakses dari mana saja. “Kalau aku tadi via aplikasi SIGNAL gitu ya. Memang aplikasi itu kan katanya lebih mudah ya gitu, jadi ke sini kita tinggal ngambil doang gitu. Jadi aku coba deh gitu, begitu sampai ternyata benar tadi udah pas nyampe langsung bisa,” ungkap Sarah.

Sarah merasa terbantu karena tidak perlu mengantre di Samsat. Ia cukup datang saat jam istirahat untuk mengambil dokumen yang telah selesai diproses. “Secara online kayak gini memudahkan aku sih. Apalagi dengan kita misalnya jadwalnya kadang suka enggak tentu, kita kan kerja kan harus, biasanya ngambil kan butuh kayak gini nih, jam-jam istirahat, gitu sih,” tuturnya.

Ia menambahkan, “Kalau aku selain mudah ya itu tadi ya, penyingkatan waktu kita gitu kan. Jadi lebih efisien gitu, kita mau ngapa-ngapain, bayar cepat, ngambil cepat, gitu kan. Jadi nggak perlu ngantre-ngantre.”

Warga lain, Garniku, juga mengaku terbantu dengan aplikasi SIGNAL dan berharap agar pihak Polri lebih gencar melakukan sosialisasi. Ia berpendapat agar lebih banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan aplikasi tersebut beserta fungsinya. “Aplikasi SIGNAL ya dari internet ya. Jadi kita cari-cari kalau masyarakat mau mengetahui kira-kira ada inovasi apa nih dari Kepolisian atau Samsat biar memudahkan masyarakat yang kelihatannya sibuk untuk hadir ke sini atau tidak mau melalui agency, ya jadi dia bisa langsung via aplikasi. Nah, begitu kita dapat informasi itu, ya sudah kita tinggal aplikasi. Enggak cuma nggak cuma SIGNAL sih, ya. Ini apa dari POLRI ada saya lihat, ada Korlantas, ada beberapa aplikasi. Ada aplikasi. Kebetulan saya pakai SIGNAL ini untuk perpanjangan juga,” jelasnya.

Tinggalkan komentar