PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) memperluas jangkauan bisnis perawatan pesawat ke kancah internasional dengan mengamankan konsesi pengoperasian fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di Muscat, Oman. Kesepakatan ini berlaku selama 20 tahun.
Ekspansi strategis ini ditandai dengan penandatanganan Concession Agreement antara GMFI dan Civil Aviation Authority (CAA) of the Sultanate of Oman pada Senin, 5 Oktober 2026. Acara tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Civil Aviation Investment Forum (CAIF) 2026 yang digelar di kantor pusat CAA, Muscat.
Perjanjian ini ditandatangani langsung oleh Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi, dan Presiden CAA Oman, Eng. Naif Ali Hamed Al-Abri. Melalui kerja sama ini, GMFI akan bertanggung jawab penuh untuk mengembangkan dan mengoperasikan hanggar beserta fasilitas pendukung MRO di Bandar Udara Internasional Muscat.
Andi Fahrurrozi menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas di Oman bukan sekadar ekspansi geografis semata. Langkah ini membuka peluang besar bagi GMFI untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan di kawasan Timur Tengah, sekaligus menjadikan Oman sebagai basis penting untuk menjangkau pasar perawatan pesawat yang lebih luas lagi.
Posisi Oman yang sangat strategis di jalur penerbangan utama antara Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa menjadi kunci. Diharapkan, lokasi ini dapat memperluas akses GMFI terhadap pasar perawatan pesawat internasional, sekaligus melengkapi jaringan operasional perseroan yang selama ini terpusat di Indonesia.
“Pengembangan MRO di Oman menjadi langkah awal kami untuk membangun kehadiran operasional GMF yang lebih dekat dengan pelanggan di Timur Tengah dan kawasan sekitarnya. Dengan pengalaman dan kapabilitas yang kami miliki, GMF melihat peluang besar untuk menjangkau pasar perawatan yang lebih luas sekaligus berkontribusi pada penguatan industri aviasi Oman,” ujar Andi dalam keterangan tertulisnya.
Dalam struktur kerja sama ini, CAA Oman akan berperan sebagai pemilik hanggar, pemberi konsesi, sekaligus regulator. Pihak CAA akan memastikan seluruh operasional fasilitas memenuhi ketentuan dan standar keselamatan penerbangan yang berlaku di Oman. Sementara itu, GMFI akan fokus pada pengembangan dan pengoperasian hanggar serta fasilitas pendukung, dengan membawa pengalaman dan kapabilitas teknis yang dimiliki perseroan di bidang perawatan pesawat.
Pengembangan Bertahap dan Fleksibel
Pengembangan fasilitas MRO di Oman akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan rencana bisnis yang telah disepakati bersama. Masa konsesi selama 20 tahun memberikan ruang yang cukup bagi GMFI untuk membangun bisnis MRO secara progresif. Ini mencakup pengembangan fasilitas, peningkatan kapabilitas teknis, hingga penguatan basis sumber daya manusia.
Model kerja sama ini juga memungkinkan GMFI untuk menyesuaikan investasi dan kapasitas fasilitas dengan dinamika pertumbuhan permintaan pasar di kawasan tersebut. Hal ini penting untuk memastikan efisiensi dan keberlanjutan operasional.
Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa
Ekspansi ke Oman merupakan bagian integral dari upaya GMFI untuk meningkatkan eksposur terhadap pasar MRO global yang dinamis. Industri perawatan pesawat dikenal memiliki karakter bisnis jangka panjang, mengingat maskapai penerbangan secara rutin membutuhkan layanan pemeliharaan untuk menjaga kesiapan armada dan mematuhi standar keselamatan penerbangan.
Dengan memiliki fasilitas yang lebih dekat dengan basis pelanggan di Timur Tengah, GMFI berpeluang besar untuk memperluas basis pelanggan sekaligus meningkatkan efisiensi layanan di kawasan tersebut. Selain Timur Tengah, keberadaan fasilitas di Muscat juga diharapkan menjadi pintu masuk strategis untuk memperluas jangkauan layanan ke benua Afrika dan Eropa.
Dengan demikian, Oman berpotensi berfungsi sebagai pelengkap jaringan operasional GMFI di Asia Tenggara, sekaligus memperkuat posisi perseroan sebagai penyedia layanan MRO dengan jangkauan internasional yang kian luas. Kontribusi finansial fasilitas Oman terhadap kinerja GMFI di masa depan akan sangat bergantung pada tahapan pengembangan fasilitas, kapasitas operasional, tingkat utilisasi hanggar, serta kemampuan perseroan dalam menarik pelanggan setelah fasilitas mulai beroperasi penuh.
Kolaborasi dengan Mitra Lokal
Selain menjalin kerja sama dengan CAA Oman, GMFI juga menandatangani Commemoration Document bersama Mach Aerospace International. Kolaborasi ini difokuskan untuk mendukung pengembangan kapabilitas serta sumber daya manusia di bidang aviasi.
Kerja sama dengan mitra lokal ini merupakan bagian penting dari persiapan GMFI dalam membangun ekosistem pendukung MRO yang kuat di Oman. Selanjutnya, GMFI akan melanjutkan persiapan operasional bersama mitra lokal, yang meliputi pengembangan fasilitas, peningkatan kapabilitas teknis, dan penguatan sumber daya manusia secara bertahap.
Langkah ini krusial karena keberhasilan ekspansi MRO tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan hanggar, tetapi juga oleh kemampuan memenuhi standar regulasi penerbangan yang ketat, menyediakan tenaga teknis yang berkualifikasi, serta mencapai tingkat utilisasi fasilitas yang memadai. Bagi GMFI, konsesi 20 tahun di Muscat menawarkan peluang emas untuk membangun sumber pendapatan dari pasar internasional secara lebih berkelanjutan.
Jika pengembangan fasilitas berjalan sesuai rencana dan mampu menarik pelanggan dari kawasan Timur Tengah hingga Eropa, ekspansi ini berpotensi memperkuat diversifikasi bisnis GMFI di luar pasar domestik. Dengan langkah strategis ini, GMFI tidak hanya mengandalkan basis operasionalnya di Indonesia, tetapi mulai membangun pijakan yang kokoh di salah satu kawasan strategis industri penerbangan global.