Bank Mandiri Rayakan HUT ke-28 dengan Berbagi Manfaat Sosial

Bank Mandiri merayakan hari jadinya yang ke-28 dengan tema “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia”. Perayaan ini diisi dengan berbagai kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) melalui program “Mandiri untuk Negeri” yang dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia pada 2 Oktober 2026.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menyatakan bahwa peringatan ulang tahun perusahaan menjadi momen penting untuk mendengarkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. “Perjalanan 28 tahun ini tidak kami lalui sendiri. Seiring dengan Bank Mandiri yang terus tumbuh dan berkembang, kami ingin pertumbuhan tersebut juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia melalui berbagai inisiatif TJSL Mandiri untuk Negeri,” ujar Adhika dalam keterangan resmi, Jumat (2/10).

Mandiri Berbagi Santunan dan Sembako

Salah satu kegiatan utama adalah Mandiri Berbagi Santunan Anak Yatim Piatu, di mana Bank Mandiri memberikan santunan kepada 2.800 anak yatim piatu di seluruh Indonesia. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung mereka dalam melanjutkan pendidikan dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Selain itu, melalui program Mandiri Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri menyalurkan 28 paket sembako di 2.110 kantor cabangnya. Total sebanyak 59.080 paket sembako dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan pekerja informal, untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Upaya berbagi manfaat melalui penyaluran paket sembako ini merupakan bagian dari kontribusi Bank Mandiri yang telah berjalan sepanjang 2026. Hingga Oktober 2026, Bank Mandiri telah mendistribusikan lebih dari 424.000 paket sembako dan memberikan dukungan untuk berbagai inisiatif pendidikan.

Mandiri Donor Darah: Aksi Berkelanjutan

Bank Mandiri juga melanjutkan program Mandiri Donor Darah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah operasionalnya pada 2 Oktober 2026. Program rutin yang telah berjalan sejak April 2026 ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan darah bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Setiap pelaksanaan donor darah ini diikuti oleh lebih dari 280 pendonor di setiap wilayah. Hingga akhir tahun, Bank Mandiri menargetkan dapat mengumpulkan lebih dari 28.000 kantong darah. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah fasilitas kesehatan, serta terbuka untuk karyawan, nasabah, dan masyarakat umum.

“Orang yang mendonorkan darah mungkin tidak mengenal siapa yang kelak akan menerimanya, tetapi bantuan itu bisa sangat berarti. Kami ingin kegiatan ini terus berjalan bersama PMI dan fasilitas kesehatan, karena kebutuhan darah ada setiap hari dan setiap orang dapat mengambil bagian sesuai kemampuannya,” tutur Adhika.

Program donor darah ini menjadi salah satu kontribusi berkelanjutan Bank Mandiri, yang akan terus berjalan bahkan setelah perayaan HUT ke-28 berakhir. Bank Mandiri berharap kerja sama dalam kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut dan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Tinggalkan komentar