Asing Gencar Borong Saham Samudera Indonesia, Valuasi PBV Cuma 0,64 Kali

JAKARTA – Saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menunjukkan tren pembelian yang kuat oleh investor asing dalam beberapa pekan terakhir. Aktivitas ini terjadi di tengah harga saham yang cenderung stagnan.

Pada periode perdagangan 28 September hingga 2 Oktober 2026, saham emiten pelayaran ini mencatat aksi beli bersih atau net buy asing senilai Rp 8 miliar. Selama periode tersebut, harga saham SMDR berada di kisaran Rp 392.

Tren net buy asing ini juga terlihat pada tiga pekan sebelumnya. Secara akumulatif, dalam rentang waktu 7 September hingga 2 Oktober 2026, investor asing membukukan pembelian bersih di saham SMDR sebesar Rp 36,35 miliar.

Jika melihat pergerakan harga dalam satu bulan terakhir, saham Samudera Indonesia (SMDR) mengalami kenaikan sebesar 13,29%, bergerak dari level Rp 346.

Dari sisi valuasi, rasio Price to Book Value (PBV) SMDR tercatat sebesar 0,64 kali. Rasio ini mengukur perbandingan antara harga saham di pasar dengan nilai buku per saham perusahaan. Sementara itu, rasio Price Earning Ratio (PER) SMDR berada di angka 5,73 kali (annualized), yang membandingkan harga saham dengan laba per saham yang disetahunkan.

Kinerja keuangan PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menunjukkan pertumbuhan laba yang positif. Sepanjang semester I-2026, perusahaan membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 32,52 juta, atau setara dengan Rp 574,32 miliar.

Angka laba bersih ini mengalami peningkatan 11% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat US$ 29,30 juta. Pertumbuhan laba Samudera Indonesia didorong oleh pendapatan dari kontrak dengan pelanggan atau omzet yang mencapai US$ 421,76 juta (sekitar Rp 7,4 triliun), naik dari US$ 379,08 juta pada semester I-2025.

Meskipun pendapatan naik, biaya jasa juga mengalami peningkatan menjadi US$ 346,94 juta dari sebelumnya US$ 306,49 juta. Akibatnya, laba bruto tercatat sebesar US$ 74,81 juta, meningkat dari US$ 72,58 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Tinggalkan komentar